Solusi Mudah Mengatasi Laptop Cepat Panas (Overheating)

21 October 2019Solusi Mudah Mengatasi Laptop Cepat Panas (Overheating)

Tugas atau pekerjaan yang menumpuk terkadang membuat kamu lupa waktu dalam bekerja. Badan kamu mungkin kuat diajak untuk lembur bekerja seharian, tapi bagaimana dengan perangkat laptop yang kamu gunakan? Biasanya, perangkat laptop yang digunakan secara terus menerus selama berjam-jam akan mengalami overheat. Hal tersebut biasa terjadi, tetapi jangan dibiarkan begitu saja agar laptop tidak hang atau mengalami keadaan yang lebih parah dan dapat menyebabkan processor mati. Kalau laptop kamu mengalami ciri-ciri overheat seperti yang nanti akan dijelaskan, jangan khawatir ya. Artikel ini akan membahas mengenai tanda-tanda, penyebab beserta solusi laptop yang cepat panas (overheat). Yuk baca selengkapnya di bawah ini. Semangat, guys!

Ciri laptop yang overheating

Jika laptop kamu mudah panas bukan berarti itu bisa disebut dengan overheating. Ciri-ciri laptop kamu terkena overheat adalah ketika kipas angin laptop selalu berjalan pada kecepatan maksimum. Kedua, overheat akan membuat performa laptop kamu menurun, dan terasa lebih 'lemot' dari biasanya. Alasannya, CPU laptop mengurangi performa untuk mengurangi panas. Parahnya, jika overheat terlalu parah, laptop akan sering mati sendiri tanpa sebab saat digunakan.

Apa penyebab overheating?

Ada tiga alasan mengapa overheat bisa terjadi pada laptop. Pertama, komponen laptop lebih penuh dari komputer desktop. Hal ini memicu terjadinya peningkatan panas karena hanya tersisa sedikit ruang untuk mengurangi panas. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk terus memakai laptop melebihi daya baterainya. 

Penyebab kedua adalah rusak atau kotornya kipas pada laptop. Putaran kipas yang tidak sempurna bisa menyebabkan panas komponen laptop tidak bisa dialirkan keluar dan berujung pada overheat. Ketiga, sekaligus yang paling banyak dilakukan oleh pengguna adalah menutup lubang pembuangan udara kipas laptop. Hal ini kerap terjadi saat laptop digunakan di atas kasur. Terbiasa asal meletakkan laptop di permukaan yang tidak rata adalah awal terjadinya overheat.

Bagaimana kamu bisa mencegah atau perbaiki laptop overheating?

Beberapa perbaikan perangkat keras sederhana dapat mengurangi overheating.

Perbaiki pendinginan internal

Yang pertama dan yang paling penting yang perlu kamu lakukan ketika laptop kamu terlalu panas adalah membersihkan kipas yang menyediakan pendinginan ke CPU dan kartu grafis. Dengan seringnya penggunaan, akan terbentuk lapisan debu dan kotoran yang dapat memperlambat kerja laptop dan menyumbat aliran udara. Jika kamu ingin mencoba membersihkan kipas laptop ikuti langkah berikut ini:

  1. Mematikan komputer

  2. Keluarkan baterai

  3. Cabut strip daya

Telitilah dalam membersihkan kipas dengan kapas Swab dicelupkan ke dalam setetes alkohol. Pastikan alkohol telah sepenuhnya menguap sebelum kamu menyambungkan kembali laptop ke daya.

Kamu juga dapat menggunakan Vacuum Cleaner untuk menghilangkan debu dan kotoran pada kipas tersebut. Untuk mencegah kerusakan pada kipas angin, jangan membiarkannya berputar ke arah yang salah. Selanjutnya, kamu dapat membersihkan port knalpot dengan menghisap udara dengan penyedot debu. Port knalpot biasanya terletak di sisi laptop. Port knalpot berfungsi sebagai pembuka yang meniup udara panas pada laptop.

Jauhkan laptop pada permukaan yang tidak rata

Kebanyakan laptop menyedot udara pendinginan melalui bagian bawah. Pemicunya adalah permukaan yang tidak rata, seperti selimut, bantal, atau kain dapat menghalangi aliran udara laptop kamu. Selanjutnya, pendinginan terganggu, panas menumpuk, permukaan laptop kamu menjadi panas, suhu tersedot dan meningkatkan udara pendingin, dan akhirnya laptop menjadi overheating.

Keadaan ini mudah dihindari dengan menjaga laptop pada permukaan yang keras dan datar. kamu dapat menggunakan sesuatu yang sederhana seperti nampan atau mendapatkan penyangga laptop khusus seperti meja. 

Berinvestasi di Cooler laptop atau cooling pad

Pendingin pada laptop berfungsi dalam memberikan pendinginan tambahan. Namun, mendapatkan pendingin yang salah sebenarnya dapat membuat masalah menjadi lebih buruk. Sebelum kamu membeli pendingin, kamu perlu memahami aliran udara ke dalam dan keluar dari laptop kamu. 

Seperti disebutkan di atas, kebanyakan laptop menghisap udara untuk pendinginan dari bawah. Hal ini masuk akal karena udara hangat akan naik ke atas. Namun, pendingin yang berada di bawah laptop dan menyebabkan udara jauh dari itu, tidak memberikan kontribusi untuk pendinginan laptop dan dapat mempercepat laptop overheating. 

Bersihkan Filter Udara dan Heatsink


gambar heatsink

Coba perhatikan kondisi bagian dalam laptop kamu. Pastikan tidak terlalu kotor. Jika memang kondisinya terlalu kotor, kamu bisa  membersihkan bagian dalam laptop tersebut. Kalau kamu tidak berani membongkarnya, kamu bisa meminta bantuan orang lain yang pernah membuka casing laptop.

Hanya saja perlu diingat, garansi laptop akan habis ketika kamu membuka casing. Segel garansi pada bagian baut akan hilang.

Ketika kamu membersihkan bagian heatsink, pastikan kamu menambah kembali thermal paste pada processor. Walaupun ada sebagian orang yang mengganti thermal paste dengan pasta gigi, akan tetapi itu tidak bertahan lama, lebih baik kamu beli saja di bengkel komputer. Harganya tidak mahal kok.

Thermal paste berfungsi untuk menghantarkan panas dari processor ke heatsink yang kemudian didinginkan oleh kipas/fan komputer.

Bersihkan Virus Laptop

Processor adalah bagian laptop yang paling tinggi menghasilkan panas. Processor akan bekerja lebih keras jika laptop kamu terkena virus. Oleh karena itu, coba lakukan scanning, bersihkan laptop kamu dengan menggunakan antivirus.

Atau kamu bisa menggunakan deepfreeze seperti yang banyak dilakukan oleh orang-orang. Sejak tahun 2010 hingga sekarang, mereka mengatakan tidak pernah install ulang dan terkena virus.

Jika file-file sistem laptop terhindar dari virus, Laptop kamu akan bekerja dengan lebih cepat, processor pun menjadi lebih ringan. Akibatnya, suhu yang ada pada heatsink menjadi lebih dingin.

Lihat Suhu Processor dengan Aplikasi

Tahukah kamu ada beberapa aplikasi yang memiliki fungsi penting untuk melihat temperatur processor seperti Speedfan, Real Temp dan sejenisnya. Aplikasi tersebut dapat kamu gunakan untuk memantau suhu processor dan mengatur kapan kipas akan berputar secara maksimal.

Dengan bantuan aplikasi seperti ini, kamu dapat melihat dan memperhatikan kapan suhu processor naik. Silakan kamu perhatikan bagaimana aplikasi tersebut mempengaruhi suhu processor.

Lindungi laptop dari overheat ini  

Dengan mengikuti cara-cara diatas, pastinya panas laptop kamu akan lebih berkurang. Menutup aplikasi yang tidak digunakan juga bisa menjadi tips dari segi software agar kerja prosesor jadi lebih rendah.

Dan walaupun belum ada tanda-tanda laptop kamu kepanasan, melakukan pembersihan internal laptop sangat disarankan, agar kinerja komputer jadi lebih bagus dan masa pakainya jadi lebih tahan lama.

Nah, kalau kamu sudah mengikuti langkah-langkah di atas, namun laptop kamu tetap bermasalah, mungkin ada kerusakan lain yang perlu dianalisa oleh teknisi. Untuk dapat berinteraksi dengan customer service Klikfix, kamu hanya tinggal menekan icon chat pada bagian kanan bawah layar kamu, atau akses menu Konsultasi pada website Klikfix. Kami siap membantu memperbaiki masalah gadget kamu.