Kamu Pasti Bisa! Cara Mengatasi Laptop Sering Mati Sendiri

23 October 2019Kamu Pasti Bisa! Cara Mengatasi Laptop Sering Mati Sendiri

Pasti sangat menyebalkan saat laptop sering mati sendiri, apalagi saat kamu sedang dikejar deadline atau sedang bertanding bermain game. Kondisi laptop seperti itu banyak penyebabnya seperti masalah hardware, tegangan listrik, atau bahkan masalah pada monitor laptop.

Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi laptop tiba-tiba mati sendiri yaitu dengan merawatnya. Jangan hanya digunakan terus menerus tapi laptop harus dirawat dengan baik. 

Artikel ini akan membantu kamu untuk mengatasi laptop tiba-tiba mati dan apa penyebabnya. Berikut adalah ulasan penyebab dari laptop mati sendiri:

Penyebab Laptop Mati Sendiri

1. Penyebab laptop mati karena panas Overheat

Foto : lalod.com

Laptop yang cepat panas dapat menyebabkan laptop mati sendiri. Gejala awal dimulai saat laptop mulai restart secara tiba-tiba. Laptop yang cepat panas diakibatkan karena aktivitas pengguna yang menggunakan pada tempat ringan seperti bantal, kasur atau karpet berbulu.

Cara menggunakan laptop seperti itu membuat sirkulasi udara baik yang keluar atau masuk terganggu, sehingga udara panas yang ada dalam laptop tidak bisa keluar dan tetap berada di dalam yang menyebabkan perangkat hardware laptop ikut panas.

Cara mengatasinya sangat mudah, kamu harus membiasakan diri untuk menggunakan laptop dengan baik dan benar. Bagaimana cara penggunaan yang benar? Pastikan alasan yang digunakan rata dan keras sehingga tidak mengganggu sirkulasi keluar masuknya udara. Baca solusi mudah mengatasi laptop cepat panas (overheating) lainnya. 

2. Penyebab laptop tiba tiba mati karena RAM bermasalah

Foto : patartambunan.com

Meski RAM berada di dalam laptop, tidak menutup kemungkinan debu bisa masuk dan mengotori RAM. Kotoran pada RAM dapat menghambat kinerja laptop bahkan bisa membuat laptop hang atau tiba-tiba mati.

Cara mengatasinya, dengan ruting membersihkan bagian dalam laptop secara berkala. Khusus untuk RAM, gunakan penghapus atau tisu kering untuk membersihkan debu dari kuningan di bagian atas.

Selain itu, untuk mengurangi dampak masuknya debu ke dalam laptop, jangan gunakan laptop di tempat yang berpotensi banyak debu bertebaran.

3. Penyebab laptop mati karena Pasta Processor kering

Foto : indoamaterasu.com

Pasta Processor berfungsi menghambat panas Processor menuju Heatsink. Apabila pasta atau Thermal Processor mengering, maka panas akan sampai ke Heatsink.

Hal tersebut dapat berpengaruh kepada Processor yang dapat merusak komponen penting tersebut. Akibatnya laptop sering mati sendiri atau bahkan harus mengganti Processor karena masalah ini.

Cara mengatasi masalah Pasta atau Thermal Processor yang mengering, kamu bisa mengganti atau membeli Thermal Pasta kemudian mengoleskan secara merata di bawah kipas Processor.

4. Penyebab laptop tiba tiba mati Karena Mainboard Bermasalah

Foto : vebma.com

Mainboard bermasalah dapat dialami karena laptop sudah berumur, selain itu bisa dikarenakan aktivitas multitasking yang terlalu menguras kinerja laptop setiap hari.

Spesifikasi Mainboard laptop lama biasanya memiliki komponen yang tidak update, sehingga banyak aplikasi dan game yang memberatkan dapat menguras tenaga komponen tersebut.

Akibatnya laptop dengan Mainboard dengan versi terlama tapi digabungkan dengan aplikasi modern yang menuntut spesifikasi membuat laptop sering crash bahkan mati sendiri. Untuk mengatasinya, kamu harus upgrade komponen yang ada dengan perangkat baru sesuai kebutuhan.

5. Laptop mati sendiri saat main game

Foto : gogamegogo.com

Hal ini biasanya terjadi pada pengguna laptop yang menggunakan laptop biasa untuk gaming. Terdapat perbedaan antara laptop gaming dengan laptop biasa. Jika kamu menggunakan laptop bisa untuk gaming maka akan membuat laptop hang, cepat panas dan akhirnya mati sendiri.

Solusi yang bisa dilakukan adalah menggunakan laptop sesuai dengan spesifikasinya. Jika ingin bermain game maka gunakan laptop gaming. Jika hanya untuk pekerjaan kantor bisa menggunakan laptop dengan spesifikasi yang biasa.

6. Penyebab laptop mati pada saat baterai belum habis

Foto : mycomputerpro.com

Baterai laptop memang belum habis secara total, biasanya tersisa 7%, 10%, atau 15%. Laptop memiliki pengaturan mengenai daya baterai yang memunculkan pemberitahuan ketika daya baterai akan habis.

Tetapi jika menghiraukan hal tersebut dan tidak langsung charger maka laptop akan mati sendiri. Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan memperhatikan pemberitahuan daya baterai.

Dari beberapa masalah dan cara mengatasi permasalahan laptop sering mati sendiri, kamu bisa mencoba tips di atas. Jika masalah belum teratasi, kamu bisa mencoba konsultasi dengan jasa service laptop.

Cara Mengatasi Laptop Mati Sendiri

Untuk mengatasi laptop yang mati sendiri terdapat beberapa langkah, baik itu dalam mencegah atau pada kondisi laptop yang memang terlanjur sering mati sendiri. simak yuk langkah di bawah ini!

1. Mengganti Baterai atau Memperbaiki Sumber Daya

Salah satu penyebab dari laptop terjadi mati total adalah sumber daya yang buruk dan karena hilangnya sumber daya listrik yang dimiliki oleh laptop. Oleh karena itu salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah dengan mengganti baterai atau memperbaiki sumber daya laptop kamu. Kamu juga perlu memastikan atau mengganti kesehatan charger, slot atau port charger, konektor baterai, dan juga berbagai masalah lainnya.

2. Memperbaiki Sistem Pendingin Laptop

Tidak hanya sumber daya yang buruk, masalah yang dapat timbul lain adalah sistem pendingin laptop yang buruk. Hal yang perlu dilakukan adalah dengan mengganti thermal paste, mengganti heatsink, membersihkan kipas laptop, dan masalah lainnya. Jika kamu merasa kesulitan memperbaiki masalah tersebut, mintalah teknisi untuk memperbaikinya.

3. Menggantikan Perangkat Rusak

Selanjutnya adalah Kerusakan processor maupun kerusakan RAM, sebagaimana pembahasan di atas, hal itu bisa menjadi salah satu alasan mengapa laptop bisa mati sendiri. Oleh karena itu, tentu saja cara untuk mengatasinya adalah dengan mengganti atau memperbaiki perangkat-perangkat tersebut. Dengan melakukan hal ini, maka kamu dapat memastikan bahwa perangkat-perangkat tersebut dapat berfungsi kembali dengan baik.

4. Membersihkan debu dari cooling pad dengan mini vaccum cleaner

Hal ini memang sebaiknya dilakukan secara rutin, namun tidak semua orang ingin membuka casing laptop untuk membersihkan cooler prosesor yang ada didalamnya, kamu butuh keahlian khusus untuk membuka casing laptop karena masing-masing laptop umumnya memiliki karakteristik tertentu, ada yang mengharuskan kita membuka keyboard terlebih dahulu, ada yang dapat dibuka langsung dari bagian bawah laptop, ada yang mengharuskan kita membuka keseluruhan laptop untuk dapat mengakses coolernya.

5. Selalu bekerja dekat colokan listrik dan charger

Untuk menghindari komputer mati karena baterai yang mulai rusak, kamu perlu dekatkan charger kamu dan bekerjalah dekat terminal listrik, sehingga saat kapasitas baterai mulai berkurang kamu dapat segera menghubungkan charger laptop kamu untuk mencegah laptop mati. Jika kamu yakin baterai laptop kamu adalah penyebab utama dari matinya laptop, pertimbangkan untuk membeli baterai baru. Hal tersebut penting karena apabila baterai yang sudah tidak berfungsi normal masih digunakan dalam keadaan terhubung dengan charger (menggunakan laptop dalam keadaan baterai sedang di charge) hanya akan menambah kerusakan pada baterai laptop kamu, akhirnya baterai laptop benar-benar tidak dapat menyimpan daya sama sekali.

Nah, kalau kamu sudah mengikuti langkah-langkah di atas, namun laptop kamu tetap bermasalah, mungkin ada kerusakan lain yang perlu dianalisa oleh teknisi. Untuk dapat berinteraksi dengan customer service Klikfix, kamu hanya tinggal menekan icon chat pada bagian kanan bawah layar kamu, atau akses menu Konsultasi pada website Klikfix. Kami siap membantu memperbaiki masalah gadget kamu.